Belajar Sunting Naskah di Bandung

Bandung pernah menjadi kota barometer perbukuan di Indonesia. Di Bandung lahir para penerbit dengan level nasional. Sebut saja beberapa di antaranya, Remaja Rosdakarya, Ganeca Exact, Mizan, Diponegoro, Angkasa, dan Alumni. Namun, banyak di antaranya hanya tinggal cerita alias tutup.

Bandung juga melahirkan banyak penulis yang menjadi ikon nasional. Lalu, jangan pula dilupakan bahwa di Bandunglah kali pertama ada Subprogram Studi Editing di bawah Program D-3 Bahasa Indonesia, Jurusan Bahasa dan Sasta Indonesia, Universitas Padjadjaran.

Institut Penprin didirikan oleh alumni D-3 Editing Unpad angkatan ’91. Sampai kini ada empat alumni Editing yang bergiat menerbitkan buku dan menyelenggarakan pelatihan penulisan dan penyuntingan di bawah naungan CV Penulis Profesional Indonesia (Penprin) yang berdiri sejak 2022.

Sayangnya, ilmu penyuntingan naskah (editologi) telah berhenti mengalir di Bandung. Pada 2010, program D-3 Editing resmi ditutup dan tidak lagi dimunculkan. Padahal, ilmu penyuntingan naskah masih sangat relevan pada zaman kini seiring dengan kemajuan teknologi penerbitan. Editor naskah sebagai sumber daya insani sangat diperlukan pada zaman kini.

Apakah mungkin kembali mempelajari editologi dasar? Ya, kami akan menggelar pelatihan di tempat (on site) sehingga peserta dapat bertatap muka langsung dengan narasumber pelatihan (alumnus Editing Unpad). Pelatihan ini menghadirkan Master Tutor, Bambang Trim, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri penulisan dan industri penerbitan.

Tanggal 22 Januari 2026, Sabtu, menjadi pilihan kegiatan di Bandung. Peserta dibatasi hanya 10 orang agar pelatihan lebih efektif. Peserta juga akan mendapatkan buku cetak Panduan Pemula Menjadi Editor Andal karya Bambang Trim seharga Rp80.000 dan mendapatkan voucer pelatihan via LMS Penulisan Buku Nonfiksi seharga Rp600.000.

Segera mendaftar di https://institutpenprin.id/diklat/pelatihan-berbasis-kompetensi-editor-naskah-angkatan-1/

Bagikan informasi ini. 

Artikel lainnya